Kamis, 24 November 2011

Makalah Tentang Bersosialisasi


Daftar
Isi

BAB
I               PENDAHULUAN………………………………….…………………….............. 1
               Latar belakang……………………………………………………..……………......
2              Perumusan masalah…………………………............................................................2

BAB
II ISI…………………………………………………………………….........          3
            Proses Sosialisasi…………………………………………………..….......... 3
            faktor yang mempengaruhi sosialisasi…….........................................            3
            Media sosialisasi………………………………………………………….……        4

BAB
III PENUTUP……………………………………………………………..            6
            Kesimpulan…………………………………………………………….        6
            Daftar pustaka……………………………………………………....                        7





BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar Belakang

Dalam sosialisasi, baik sosialisasi yang terjadi lewat pengalaman-pengalaman
interaksi sosial, maupun yang terjadi lewat pengajaran-pengajaran formal, yang
dialami masing-masing warga kelompok itu tidak mungkin secara menyeluruh sama.
Seperti kita ketahui, kultur masyarakat modern itu lebih banyak mengandung
norma-norma alternatif dan norma-norma khusus dari pada mengandung norma-norma
universal, yang oleh karenanya mengakibatkan keragaman pada warga masyarakat.
Kemudian disini pemakalah akan membahas tentang “Sosialisasi dan Adaptasi
Sosial”.

B.  Rumusan Masalah
1. Bagaimana proses
sosialisasi individu ke dalam dunia sosial
2.Faktor-faktor apa  saja yang dapat mempengaruhi sosialisasi?






BAB II
PEMBAHASAN

A.  PROSES SOSIALISASI
            Proses pembimbingan individu ke dalam dunia sosial disebut Sosoalisasi. Sosialisasi dilakukan dengan mendidik individu tentang kebudayaan yang harus dimiliki dan diikutinya
agar ia menjadi anggota yang lebih baik dalam masyarakat dan dalam berbagai
kelompok khusus. Sosialisasi dapat dianggap sama dengan pendidikan. Sosialisasi
adalah soal belajar. Dalam proses sosialisasi individu belajar tingkah laku,
kebiasaan serta pola-pola kebudayaan. Juga ketrampilan sosial seperti
berbahasa, bergaul, berpakaian dan cara makan. Seluruh proses sosialisasi
berlangsung dalam interaksi individu dengan lingkungannya.
1.       Proses sosialisasi adalah proses belajar, yaitu suatu proses akomodasi dengan mana individu menahan, mengubah implus-implus dalam dirinya dan mengambil oper cara hidup atau kebudayaan masyarakat.
2.       Dalam proses sosialisasi itu individu mempelajari kebiasaan, sikap, ide-ide, pola-pola nila dan  tingkah laku, dan standar tingkah laku dalam masyarakat di mana dia hidup.
3.       Semua sifat dan kecakapan yang dipelajari dalam proses sosialisasi itu disusun dan dikembangkannya sebagai suatu kesatuan sistem dalam diri pribadinya.

B.   FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI SOSIALISASI

                     Dalam proses sosialisasi individu berkembang menjadi suatu pribadi atau makhluk sosial                               Pribadi atau makhluk sosial ini merupakan kesatuan

   integral dan sifat-sifat individu yang berkembang melalui proses sosialisasi,
sifat mana mempengaruhi hubungannya dengan orang lain dalam masyarakat.

    1. Sifat dasar                                     4. Lingkungan
    2. Lingkungan prenatal                     5. Motivasi
    3. Perbedaan individual

Metode-metode
yang dipergunakan oleh orang dewasa atau masyarakat dalam mempengaruhi proses sosialisasi anak dapat digolongkan dalam tiga kategori, yaitu :

    1. Metode ganjaran dan hukuman, tingkah laku anak yang salah, tidak baik, tercela, kurang pantas, tidak diterima oleh masyarakat mendapatkan hukuman, sedangkan tingkah laku yang sebaiknya mendapatkan ganjaran. Hukuman dapat berupa hukuman badan (pukulan), dapat pula berupa hukuman sosial (diasingkan, dikurangi hak-haknya, dikucilkan dan sebagainya).

    2. Metode didactic teaching. Dengan metode ini kepada anak diajarkan berbagai macam pengetahuan, dan ketrampilan melalui pemberian informasi, ceramah dan penjelasan. Metode ini digunakan dalam pendidikan sekolah, pendidikan agama, pendidikan kepramukaan, dan sebagainya.

    3. Metode pemberian contoh. Dengan contoh itu terjadi proses imitasi (peniruan) tingkah laku dan sifat-sifat orang dewasa oleh anak.

C.  MEDIA SOSIALISASI
     Media sosialisasi merupakan tempat dimana sosialisasi itu terjadi atau disebut juga sebagai agen sosialisasi (agent of socialization) atau sarana sosialisasi. Yang dimaksud dengan agen sosialisasi adalah pihak-pihak yang membantu seseorang individu menerima nilai-nilai atau tempat di mana seorang individu belajar terhadap segala sesuatu yang kemudian menjadikannya dewasa. Secara
rinci, beberapa media sosialisasi yang utama adalah:

1. Keluarga Anak
yang baru lahir (bayi) mengalami proses sosialisasi yang paling pertama adalah di dalam keluarga. Dari sinilah anak pertama kali mengenal lingkungan social dan budayanya, juga mengenal seluruh anggota keluarganya–ayah, ibu, dan saudara-saudaranya—sampai anak itu mengenal dirinya sendiri.
2.  Kelompok Bermain
Kelompok bermain—baik yang berasal dari kerabat, tetangga maupun teman sekolah—merupakan agen sosialisasi yang pengaruhnya besar dalam membentuk pola-pola perilaku seseorang. Di dalam kelompok bermain, anak mempelajari berbagai kemampuan baru yang acapkali berbeda dengan apa yang mereka pelajari dari keluarganya. Didalam kelompok bermain individu mempelajari norma nilai, kultural, peran, dan semua persyaratan lainnya yang dibutuhkan individu untuk memungkinkan pertisipasinya yang efektif di dalam kelompok permainannya.
3. Sekolah Sekolah
   merupakan media sosialisasi yang lebih luas dari keluarga. Sekolah mempunyai potensi yang pengaruhnya cukup besar dalam pembentukan sikap dan perilaku seorang anak, serta mempersiapkannya untuk penguasaan peranan-peranan baru di kemudian hari—di kala anak atau orang tidak lagi menggantungkan hidupnya pada orang tua atau keluarganya.

4.  Lingkungan Kerja
     Didalam lingkungan kerja inilah individu saling berinteraksi dan berusaha untuk menyesuaikan diri dengan nilai dan norma yang berlaku di dalamnya.
5. Media Massa
   Dalam kehidupan masyarakat modern, komunikasi merupakan suatu kebutuhan yang sangat penting terutama untuk menerima dan menyampaikan informasi dari suatu pihak ke pihak lain. Akibat pengaruh kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam waktu yang sangat singkat, informasi-informasi tentang peristiwa-peristiwa, pesan, pendapat, berita, ilmu pengetahuan, dan lain sebagainya dengan mudah diterima oleh masyarakat, sehingga media massa—surat kabar, TV, film, radio, majalah, dan lainnya—mempunyai peranan penting dalam proses transformasi nilai-nilai dan
norma-norma baru kepada masyarakat. Proses sosialisasi tidak selalu berjalan lancar karena adanya sejumlah kesulitan diantaranya:

    1. Kesulitan ekonomi
    2. Pola norma yang beragam atau bertentangan
    3. Perubahan-perubahan sosial yang terlalu cepat dan beragam.












BAB III
PENUTUP
Kesimpulan

    1. Proses sosialisasi
           Sosialisasi adalah soal belajar. Dalam proses sosialisasi individu belajar tingkah laku,
kebiasaan serta pola-pola kebudayaan. Juga ketrampilan sosial seperti berbahasa, bergaul, berpakaian dan cara makan. Seluruh proses sosialisasi berlangsung dalam interaksi individu dengan lingkungannya.

    1. Faktor-faktor yang mempengaruhi sosialisasi
    1. Sifat dasar
    2. Lingkungan prenatal
    3. Perbedaan individual
    4. Lingkungan dan,
    5. Motivasi.
    6. Media sosialisasi
3. Media sosialisasi apa saja yang dapat membantu individu dalam beradaptasi sosial?
    1.  Keluarga
    2. Kelompok bermain
    3. Sekolah
    4. Lingkungan kerja
    5. Media massa


DAFTAR PUSTAKA
http://www.adypadoe.com/pdf/makalah-tentang-ilmu-sosial-dasar-sistem-tata-dan-cara-bersosialisasi-dalam-masyarakat
Drs. H. Abu Ahmadi,
Ilmu Sosial Dasar, Rineka Cipta, Jakarta, 2003
“Sosiologi“ kelas 1
SMA, hal. 74, Penerbit Yudistira
http://www.homeartikel.co.cc

Tidak ada komentar:

Posting Komentar